Satu keluarga sedang makan malam bersama. Kehangatan yang tak pernah dirasakan sebelumnya, kini semuanya seperti mimpi bagi Abril.
Ayahnya yang selalu menggunakan kekerasan dalam hal apapun, kini sedang tertawa riang bersama Ibu. Mereka berdua tampak sangat-sangat akrab, seperti pasangan baru menikah, tidak seperti hari-hari biasanya. Lebam-lebam di lengan dan leher Ibu masih terlihat, namun mereka berdua tampak tak keberatan dengan semua itu.
Dinda juga tertawa terbahak-bahak ketika Ayah menceritakannya tentang bagaimana Ayah dan Ibu bertemu di sebuah wahana bermain, saat itu Ayah tak sengaja memuntahkan isi perutnya ke baju Ibu, Ayah memperagakan reka ulang adegan itu dengan sangat konyol. Mereka semua tertawa seakan mereka tak pernah sebelumnya, dan mereka memang tak pernah.
Andaikan waktu bisa berhenti, ucap hati Abril, aku ingin pemandangan ini berhenti selamanya, Ayah, Ibu, Dinda yang sedang tertawa bersama, juga aku, aku ingin waktu memberhentikan kita pada saat seperti ini.
Sayur sop dengan potongan daging ayam yang dibuatkan Ibu khusus untuk malam ini, yang dimasaknya dengan sangat murung ketika Abril membantunya memasak, terasa sangat-sangat nikmat ketika dipadukan dengan nasi hangat juga ikan teri kesukaan Dinda.
Malam yang hangat dan indah ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Abril merasakan rasa sayang kepada keluarganya untuk pertama kalinya dalam hidup. Namun ada satu yang membuatnya tersadar, ini semua hanya terjadi sekali seumur hidup. Ketika semuanya menyantap makan malam mereka masing-masing, diiringi canda gurau, satu-persatu dari mereka tertidur. Tidur yang tak mungkin akan bisa bangun kembali.
Abril tak tahan dengan semua kekerasan yang diterimanya dari keluarganya, mungkin mati adalah jalan terbaik untuk semuanya.
Satu kesalahan kecil. Dua botol racun dituang. Tiga orang asing yang tertawa terbahak-bahak. Satu. Dua. Tiga. Hitungannya berhenti di tiga. Jika ia tahu semuanya akan berubah malam ini, ia tak akan melakukannya. Tapi sekarang seluruh keluarganya sudah tertidur pulas, pergi menjauh melayang dari bumi. Keluarga yang ia sayangi dalam satu malam. Selamanya.
Leave a comment